Senin, 08 April 2013

5 aksi penyelamatan dan pengorbanan terbaik

Seseorang itu dimuliakan bukanlah disebabkan oleh apa yang dimilikinya, tetapi kerana pengorbanannya untuk memberikan manfaat untuk orang lain. Ya, Beberapa aksi penyelamatan dan pengorbanan oleh segelintir orang ini, patut diapresiasikan. Mereka adalah Pejuang sejati, yang perlu anda ketahui tentang seberapa besar pengorbanan yang diberikan. Berikut uniknya.com merangkum 5 Aksi Penyelamatan dan Pengorbanan Terbaik Sepanjang Masa. 1. Jesus Garcia – Menyelamatkan Kota Nacozari Pada tanggal 7 November 1907, Jesus Garcia ialah seorang insinyur kereta api yang menyelamatkan seluruh penduduk desa Nacozari di Sonora, Mexico. Garcia saat itu mengendus adanya mobil box yang berisi dinamit sedang berhenti di desa yang saat itu sedang terjadi kebakaran. Ia serta merta mengendarai sendiri mobil box tersebut untuk keluar dari desa. Namun sayang dinamit tersebut meledak dan membunuh Garcia beserta 12 pekerja rel lainnya. Ledakan itu terjadi ketika Garcia telah jauh dari pemukiman penduduk. Pengorbanannya telah menyelamatkan seluruh kota Nacozari. Sekarang, untuk penghormatan, kota tersebut mengganti namanya menjadi Nacozari de Garcia. Monumennya bahkan dipajang di tengah kota. Banyak nama jalan di Mexico menggunakan namanya untuk penghormatan. Dan tanggal 7 November deperingati sebagai hari libur nasional di Mexico. 2. Moko dan Ikan Paus Terkadang manusia tidak dapat melakukan apa yang dilakukan oleh hewan. Pada tahun 2008, lumba-lumba hidung botol (bottlenose dolphin) berhasil menyelamatkan seekor ikan paus dan anaknya. Lumba-lumba yang dikenal bernama Moko ini membimbing ikan paus itu menjauh dari gundukan pasir di garis pantai New Zealand. Ketika tim penyelamat bersusah payah dan berjam-jam untuk membimbing ikan paus, Moko hanya dalam hitungan menit saja dapat membimbing ikan paus itu sejauh 200 yard ke laut. Saksi mengatakan, Moko seperti berkomunikasi dengan paus tersebut. Sejak itu, Paus yang terselamatkan tidak terlihat lagi, namun Moko meninggal tahun 2010. Untung mengenang aksi penyelamatannya, jenasah Moko dikuburkan, dan kini lumba-lumba ini diakui menjadi ikon New Zealand. 3. Daniel Mazur – Gagal Mencapai Puncak Everest Demi Menyelamatkan Lincoln Hall Pada tanggal 5 Mei 2006, pendaki Lincoln Hall dikabarkan tewas di Everest. Para Kru penyelamat pun akhirnya mengumumkan kematiannya. Namun, sebenarnya mereka tidak tahu jika ternyata Lincoln masih hidup, tetapi dalam situasi yang mengerikan. Lincoln mengalami semacam mabuk ketinggian yang menyebabkan ia menjadi disorientasi. Ia sendiri di Everest tanpa topi, sarung tangan dan tabung oksigen. Sehari kemudian, Daniel Mazur dan kelompok pendakinya tanpa sengaja bertemu dengan Lincoln. Mazur kemudian membatalkan perjalannya ke puncak Everest dan meninggalkan kelompoknya untuk membawa Lincoln turun ke perkemahan di bawah gunung. Perjalanan mereka sendiri memakan waktu 4 jam. Sehari sebelum penyelamatan ini, David Sharp, tewas di ketinggian 1000 kaki dari puncak ketika sekelompok orang mengabaikannya karena mereka tidak ingin pencapaian ke puncak Everest batal gara-gara harus menolong David Sharp. Padahal saat menolong Lincoln, Mazur hanya berjarak 2 jam dari puncak dan rela turun lagi demi nyawa Lincoln. 4. Chesley B. Sullenberger – Seorang Pilot Membawa Para Penumpang Selamat Dari Bencana Pada tanggal 15 Januari 2009, U.S Airways dengan nomor penerbangan 1549 memulai perjalanan seperti biasanya. Namun sesaat setelah take off dari bandara New York LaGuardia, Airbus A320 yang memuat 155 orang ini, kehilangan daya/tenaga pada kedua mesinnya setelah menabrak burung. Sang pilot, Chesley B. Sullenberger memutuskan untuk mengarahkan pesawat ke sungai Hudson. Ini dilakukannya untuk menghindari area yang banyak penduduknya. Luar biasanya, meski pesawat tepat jatuh di sungai, namun tidak ada seorang pun yang tewas. Setelah mendarat di sungai Hudson, kapal feri, kapal polisi, pemadam kebakaran dan kapal-kapal lainnya, segera menolong para penumpang yang terendam di air yang dinginnya sekitar 35 derajat Fahreinheit (1.6 derajat Celcius). Suhu saat itu berkisar antara 18 derajat Fahrenheit (-7 derajat Celcius). Sullender kemudian menjadi topik perbincangan sebagai pahlawan karena keputusannya dan kemampuannya. 5. Ingrid Betancourt – Pengorbanan Terhadap Politik Dunia Ketika berkampanye di Kolombia bagian selatan pada tanggal 22 Februari 2002, calon presiden Ingrid Betancourt, diculik oleh Revolutionary Armed Forces of Colombia (terkenal dengan nama FARC ). Betancourt sangat kritis terhadap organisasinya dan telah diperingatkan akan bahaya bila berkunjung ke daerah yang dibawah kekuasaan FARC. Setelah 6 tahun penculikannya, hanya sedikit orang yang tahu akan keadaan Betancourt. Kemudian pada Juli 2008, Betancourt dan 14 orang lainnya akhirnya dilepaskan dalam upaya penyelamatan oleh pemerintah Kolombia. Namun, ada yang mengatakan ini hanya pengorbanan Betancourt agar dapat bertemu dengan pemimpin penculikan yaitu Alfonso Cano. Pembebasan Betancourt kemudian dirayakan di seluruh dunia dan ia meneruskan kampanye untuk meningkatkan kesadaran akan tahanan politik di dunia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar